Menterian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd

12 Aksi Rencana Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

Perbedaan Kopdes Merah Putih dan BUMDes

Selamat Hari Jadi Ke-17 Kabupaten Mesuji

Kamis, 04 Desember 2025

Pemkab Mesuji Gelar Pasar Murah dan Monitoring Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih di Desa Agung Batin

Pemerintah Kabupaten Mesuji melaksanakan dua agenda penting di wilayah Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

1. Pelaksanaan Pasar Murah untuk Desa Mulya Agung dan Agung Batin

Pemerintah Kabupaten Mesuji menggelar pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini diperuntukkan bagi warga Desa Mulya Agung dan Desa Agung Batin, yang hadir dengan antusias untuk membeli bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan penting lainnya.

Program pasar murah ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun, sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.


2. Monitoring Pembangunan Gedung Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Setelah kegiatan pasar murah, rombongan melanjutkan agenda ke lokasi pembangunan Gedung Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Agung Batin. Monitoring dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa.

Pembangunan gerai koperasi ini diharapkan menjadi sarana penguatan ekonomi lokal, ruang pengembangan UMKM desa, dan peningkatan pelayanan koperasi kepada masyarakat.


Hadir dalam Kegiatan

Kegiatan hari ini dihadiri oleh:

  • Bupati Mesuji, Hj. Elfiana

  • Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji

  • Camat Simpang Pematang

  • Babinsa

  • Bhabinkamtibmas

  • Kepala Desa Agung Batin

  • Kepala Desa Mulya Agung

  • Pendamping Lokal Desa (PLD)

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, keamanan, dan pendamping desa menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dua desa serta mendorong percepatan penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Mesuji.


Selasa, 11 November 2025

Musdesus Desa Mulya Agung Bahas Dukungan Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih

Mulya Agung, 11 November 2025 — Pemerintah Desa Mulya Agung melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang membahas tentang pemberian dukungan Pemerintah Desa terhadap pembiayaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Mulya Agung Bapak Sonny Imawan  Kasi Sosial Kecamatan Simpang Pematang Ibu Neni, Pendamping Lokal Desa (PLD) Bapak Dodik Handoko, perangkat desa, pengurus Kopdes, serta unsur masyarakat.

Dalam arahannya, Kepala Desa Bapak Sonny Imawan menyampaikan bahwa Pemerintah Desa memberikan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui Kopdes Merah Putih. Ia menegaskan bahwa pembiayaan yang akan diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara transparan serta akuntabel.

> “Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan wadah ekonomi masyarakat yang harus dijaga bersama. Pemerintah Desa siap mendukung pembiayaannya agar koperasi ini mampu tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi warga,” ujar Kepala Desa.

Selanjutnya, Kasi Sosial Kecamatan Simpang Pematang Ibu Neni dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang tertib administrasi dan sesuai aturan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Mulya Agung yang telah berinisiatif memberikan dukungan pembiayaan untuk memperkuat koperasi desa.

> “Koperasi harus dikelola dengan prinsip transparansi dan partisipasi anggota. Pemerintah kecamatan akan terus memberikan pendampingan agar pelaksanaannya berjalan sesuai regulasi,” tutur Ibu Neni.

Kemudian, Pendamping Lokal Desa Bapak Dodik Handoko menjelaskan secara singkat regulasi dasar hukum terkait pembiayaan koperasi desa. Ia menyampaikan bahwa dukungan dana desa terhadap kegiatan ekonomi produktif telah diatur dalam Permendes PDTT tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, yang salah satunya dapat digunakan untuk mendukung pengembangan usaha ekonomi masyarakat melalui koperasi desa.

> “Pembiayaan ini sah secara regulasi, asalkan pengelolaannya mengikuti prinsip akuntabilitas, transparansi, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Bapak Dodik.

Kegiatan Musdesus ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah oleh seluruh peserta yang hadir, sebagai bentuk kesepakatan bersama terhadap dukungan pembiayaan Kopdes Merah Putih.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke calon lokasi gerai Kopdes Merah Putih, yang direncanakan akan menjadi pusat pelayanan dan aktivitas usaha koperasi di Desa Mulya Agung.

Rabu, 05 November 2025

Dorong Kemandirian Ekonomi, Desa Margo Rahayu Kembangkan Budidaya Ikan Lele Melalui BUMDES Marga Sejahtera

Margo Rahayu, 5 November 2025— Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Marga Sejahtera Desa Margo Rahayu resmi melaksanakan kegiatan penebaran bibit ikan lele sebanyak 18.000 ekor pada Rabu, bertempat di kolam budidaya desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan ketahanan ekonomi desa melalui sektor perikanan. Adapun total anggaran kegiatan mencapai Rp 54.000.000 yang bersumber dari pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran berjalan.

Kegiatan penebaran bibit ikan lele tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Margo Rahayu, Staf PMD Kecamatan Simpang Pematang, Pendamping Desa, serta Pendamping Lokal Desa. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan unit usaha desa yang dinilai potensial dalam meningkatkan pendapatan BUMDes maupun kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Margo Rahayu menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ikan lele ini merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. “Program ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan bagi BUMDes, namun juga membuka peluang kerja dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi usaha perikanan,” ujarnya.

Kepala Desa Margo Rahayu Bapak Deci berharap agar usaha budidaya ikan lele ini dapat dikelola secara konsisten, transparan, dan berkelanjutan.

> “Harapan kami, kegiatan budidaya ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal. Semoga BUMDes Marga Sejahtera semakin berkembang, mampu meningkatkan perekonomian desa, serta menjadi contoh bagi desa lain. Ke depannya, kami ingin usaha ini tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat diperluas menjadi pemasok di tingkat kecamatan bahkan kabupaten,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat dalam mendukung dan mengawasi jalannya program ini agar tetap tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dengan terlaksananya kegiatan penebaran bibit ikan lele ini, Pemerintah Desa Margo Rahayu berharap proses budidaya dapat berjalan optimal sehingga hasil panen nantinya mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan masyarakat.

Semarak Puncak HUT ke-10 Desa Mulya Agung, Wujudkan Desa Makmur, Aman, dan Sejahtera

Mulya Agung, 5 November 2025. Desa Mulya Agung merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 dengan penuh semangat kebersamaan dan kegembiraan. Mengusung visi “Desa Makmur, Aman, dan Sejahtera”, perayaan ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan serta semangat gotong royong dalam membangun desa yang lebih maju.

Rangkaian kegiatan HUT dimulai dengan lomba voli antar Rukun Keluarga (RK) baik putra maupun putri yang berlangsung meriah dan sportif. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir memberikan dukungan bagi tim kebanggaan masing-masing.

Sebagai puncak acara, digelar kegiatan senam sehat bersama yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga ibu-ibu PKK dan pemuda desa. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian piala dan hadiah kepada para pemenang lomba voli sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas warga.

Acara puncak HUT desa ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Mulya Agung, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan dan Golkar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Lokal Desa, serta seluruh masyarakat Desa Mulya Agung yang memadati lokasi acara dengan suasana penuh keakraban.
Arahan dan Harapan Kepala Desa:
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mulya Agung Bp. Sonny Imawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan peringatan HUT desa ke-10. Beliau menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kekompakan warga merupakan modal utama untuk mewujudkan visi “Desa Makmur, Aman, dan Sejahtera.”

Beliau juga berharap, momentum peringatan ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh warga untuk terus mendukung program pembangunan desa, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan bersama melalui kerja keras dan inovasi.

> “Mari kita jadikan HUT Desa Mulya Agung ke-10 ini sebagai awal langkah baru untuk memperkuat persatuan, membangun desa dengan semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan desa yang benar-benar makmur, aman, dan sejahtera,” ujar Kepala Desa dalam arahannya.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, peringatan HUT ke-10 Desa Mulya Agung menjadi bukti nyata bahwa kekuatan masyarakat adalah kunci utama dalam membangun desa yang berdaya dan berkemajuan.

Selasa, 04 November 2025

Musdesus Desa Agung Batin Sepakati Dukungan Dana Desa untuk Pengembalian Pinjaman Kopdes Merah Putih


Agung Batin, 4 November 2025. Pemerintah Desa Agung Batin melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dengan agenda utama persetujuan dan dukungan penggunaan Dana Desa untuk pengembalian pinjaman Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Agung Batin dan dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, staf Kasi Sosial Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Kopdes, Business Asisten Kopdes, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, serta pengurus Kopdes Merah Putih.

Musdesus ini digelar sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab Pemerintah Desa dalam mengelola Dana Desa yang telah digunakan untuk penguatan kelembagaan ekonomi desa. Selain membahas pengembalian pinjaman, forum ini juga menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peran Kopdes Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.

🗣️ Arahan Kepala Desa Agung Batin

Dalam arahannya, Kepala Desa Agung Batin Bp. Supardi menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Kopdes Merah Putih yang terus berupaya menjalankan tanggung jawabnya secara terbuka dan bertahap dalam pengembalian pinjaman dari Dana Desa.

> “Pemerintah Desa Agung Batin mendukung penuh upaya Kopdes Merah Putih dalam menjaga kredibilitas dan tanggung jawab pengelolaan dana desa. Kebijakan dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam membangun kemandirian ekonomi desa yang sehat dan berkelanjutan. Kami berharap Kopdes terus berinovasi, menjaga transparansi, dan menjadi contoh kelembagaan ekonomi yang tangguh di desa kita,” ujar Kepala Desa.

Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa akan terus berkolaborasi dengan pendamping dan lembaga terkait untuk memastikan pengelolaan keuangan desa tetap sesuai ketentuan serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

🗣️ Arahan Pendamping Lokal Desa (PLD)

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD) dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen kelembagaan Kopdes Merah Putih terhadap keberlanjutan usaha dan kepatuhan terhadap regulasi yang menjadi dasar hukum penggunaan Dana Desa.

> “Kegiatan ekonomi produktif melalui Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam memperkuat ekonomi desa. Pengelolaan dana desa yang digunakan untuk kegiatan koperasi telah diatur dalam Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, serta diperkuat melalui Permendes PDTT Nomor 15 Tahun 2023 tentang penguatan kelembagaan ekonomi desa. Kami berharap Kopdes Merah Putih terus konsisten menjaga tata kelola yang baik, terbuka, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” jelas PLD.

PLD juga menegaskan bahwa pendampingan teknis dan administratif akan terus dilakukan agar setiap kegiatan Kopdes dapat berjalan efektif dan memberikan dampak ekonomi yang positif di Desa Agung Batin.

🗣️ Penjelasan Business Asisten Kopdes Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, **Business Asisten Kopdes Merah Putih** menyampaikan penjelasan singkat mengenai kondisi dan rencana kegiatan pengembangan usaha Kopdes ke depan.

> “Kopdes Merah Putih saat ini fokus pada penguatan unit usaha produktif yang berbasis potensi lokal, seperti pertanian, peternakan, dan perdagangan hasil desa. Kami juga sedang menyiapkan rencana kegiatan baru berupa pengembangan usaha simpan pinjam dan penyediaan sarana pertanian untuk masyarakat. Semua langkah ini kami lakukan agar hasil pengelolaan dana koperasi bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh warga desa,” terang Business Asisten Kopdes.

Beliau menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi modal utama bagi Kopdes Merah Putih untuk terus tumbuh sebagai lembaga ekonomi yang mandiri, inovatif, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama.

Kegiatan Musyawarah Desa Khusus di Desa Agung Batin ini berjalan lancar, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan. Hasilnya menjadi kesepakatan penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Desa, pendamping, dan masyarakat untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana desa serta mengembangkan Kopdes Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi desa. 

Kegiatan ditutuo dengan monitoring langsung lokasi tanah desa yang akan dihibahkan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih.

Senin, 03 November 2025

Menteri Desa Hadiri Deklarasi Desa Bersinar di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

3 November 2025 — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Bapak Yandri Susanto menghadiri kegiatan Deklarasi Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang digelar di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya bersama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah pedesaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan, unsur Forkopimda, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan pelajar.

Dalam sambutannya, Menteri Yandri Susanto menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan sosial masyarakat, termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.

> “Desa Bersinar adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Pemerintah desa harus menjadi garda terdepan dalam edukasi, pencegahan, serta pembinaan masyarakat agar desa benar-benar bersih dan sehat,” ujar Menteri Yandri.

Beliau juga mendorong agar program Desa Bersinar terintegrasi dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, seperti peningkatan ekonomi, penguatan kelembagaan desa, dan pembinaan generasi muda melalui karang taruna serta kegiatan keagamaan.

Acara deklarasi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Banjar, BNN, dan perwakilan desa, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Desa Bersinar serta penyerahan piagam penghargaan kepada desa yang telah berkomitmen menjalankan program tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Banjar dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kamis, 30 Oktober 2025

Wujud Nyata Dana Desa: Rumah Layak Huni untuk Warga Rejo Binangun

 

Rejo Binangun, 29 Oktober 2025 — Pendamping Lokal Desa (PLD) Dodik Handoko melakukan kunjungan lapangan ke Desa Rejo Binangun dalam rangka memantau secara langsung pelaksanaan program Bantuan Rumah Layak Huni (RLH) yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Dodik Handoko mendatangi keluarga penerima manfaat (KPM) atas nama Bapak Agus Trianto, warga RK 2 Desa Rejo Binangun, yang mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta dalam bentuk bahan bangunan. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung proses pembangunan rumah agar lebih layak dan nyaman untuk dihuni.

Melalui kegiatan ini, PLD Dodik Handoko memastikan bahwa penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Ia juga memberikan pendampingan serta arahan agar pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swadaya dan gotong royong, sehingga dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Kegiatan bantuan rumah layak huni ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Desa oleh Pemerintah Desa Rejo Binangun dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menunjang program pengentasan kemiskinan di tingkat desa.

Pendamping Lokal Desa berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga penerima dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam memanfaatkan program pemerintah desa secara tepat dan bertanggung jawab.


(Dodik/PLD)

Upaya Ketahanan Pangan di Desa Aji Jaya Berbuah Hasil, Warga Mulai Menanam Tanaman Produktif di Lingkungan Rumah

 


Desa Aji Jaya – Upaya pendampingan yang dilakukan kepada masyarakat Desa Aji Jaya mulai menunjukkan hasil positif. Salah satu warga desa, Bapak Sudarmanto, telah memanfaatkan lahan di sekitar rumahnya untuk menanam kangkung, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan desa.

Langkah yang dilakukan Bapak Sudarmanto ini menjadi contoh inspiratif bagi warga lainnya untuk ikut serta dalam gerakan menanam tanaman produktif. Dengan menanam sayuran seperti kangkung, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan keluarga dari hasil panen yang melimpah.

Pendamping desa turut berperan aktif dengan memfasilitasi pertemuan dan diskusi bersama warga, membagikan pengetahuan tentang teknik menanam kangkung serta tanaman produktif lainnya. Melalui kegiatan ini, warga didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif dan mandiri.

Kegiatan yang dilakukan Bapak Sudarmanto menjadi contoh nyata dari keberhasilan program pendampingan desa dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat. Diharapkan, langkah positif ini dapat menginspirasi lebih banyak warga Desa Aji Jaya untuk menanam tanaman produktif di lingkungan masing-masing, sehingga ketahanan pangan di tingkat desa semakin kuat dan berkelanjutan.

Semoga semangat warga seperti yang ditunjukkan oleh Bapak Sudarmanto dapat menjadi awal perubahan positif bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Aji Jaya.

(Diswan/PLD)

Selasa, 28 Oktober 2025

Desa Margo Makmur Realisasikan Jalan Rabat Beton 167 Meter

Margo Makmur, 28 Oktober 2025. Pembangunan perkerasan jalan rabat beton di Desa Margo Makmur, RT 8 RW 3, merupakan salah satu proyek yang sangat dinantikan oleh masyarakat desa. Dengan panjang 167 meter, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan memudahkan akses masyarakat ke berbagai fasilitas penting.

Realisasi dana desa tahap dua sebesar Rp. 115.678.000 telah memungkinkan pelaksanaan proyek ini dengan lancar dan efektif. Kunjungan lapangan untuk memantau progres pembangunan dihadiri oleh perwakilan staf PMD Kecamatan Simpang Pematang, Kepala Desa Margo Makmur, dan aparatur desa lainnya.

Mereka bersama-sama memantau proses pembangunan dan memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Margo Makmur, serta menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.

Kehadiran perwakilan staf PMD Kecamatan Simpang Pematang menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan untuk mendukung pembangunan desa dan memastikan bahwa dana desa digunakan secara efektif dan efisien. Semoga proyek ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Margo Makmur."

Senin, 27 Oktober 2025

Koordinasi Tim TPP Kecamatan Simpang Pematang Bahas Progres Ketahanan Pangan dan Dukungan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Simpang Pematang – Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Simpang Pematang melaksanakan kegiatan koordinasi yang didampingi oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten, Bapak Khoirudin, bersama Kepala Seksi Sosial Kecamatan Simpang Pematang, Ibu Neni. Pertemuan tersebut membahas progres penyerapan dan realisasi kegiatan ketahanan pangan desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Kecamatan Simpang Pematang.

Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD), termasuk upaya optimalisasi pengelolaan oleh BUMDes agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Bapak Khoirudin selaku TAPM memberikan sejumlah arahan teknis dan pendampingan dalam rangka memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta mendukung kemandirian ekonomi desa.

Selain membahas ketahanan pangan, koordinasi juga menyoroti percepatan pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang akan membahas dukungan Pemerintah Desa terhadap pengembalian pinjaman Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah Kecamatan menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Desa, BUMDes, dan lembaga keuangan desa agar tata kelola keuangan desa tetap transparan dan akuntabel.

Ibu Neni selaku Kasi Sosial Kecamatan Simpang Pematang menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen semua pihak dalam mewujudkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran. “Kita ingin memastikan bahwa seluruh program desa tidak hanya berjalan sesuai aturan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antar unsur pendamping, pemerintah desa, dan lembaga ekonomi desa, guna mempercepat realisasi program prioritas pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Rabu, 22 Oktober 2025

Sosialisasi Gerakan Indonesia Menanam di Desa Budi Aji


Desa Budi Aji – Tim Pendamping Profesional Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan dan sosialisasi program Gerakan Indonesia Menanam (GERINA) di Desa Budi Aji. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator TAPM Kabupaten Mesuji, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa, serta turut didampingi oleh Sekretaris Desa dan Ketua RK setempat.

Kegiatan berlangsung di kediaman salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah memanfaatkan sebagian bantuan untuk mendukung kegiatan ketahanan pangan dan budidaya tanaman produktif di sekitar pekarangan rumah. Dalam kesempatan tersebut, tim pendamping memberikan motivasi serta pendampingan teknis agar masyarakat lebih aktif dalam mendukung gerakan nasional menanam sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Sekretaris Desa Budi Aji menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim pendamping, serta berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menanam berbagai jenis tanaman yang bermanfaat, baik untuk konsumsi sendiri maupun peningkatan ekonomi keluarga.

Dalam arahannya, Koordinator TAPM Kabupaten Mesuji, Bapak Eko Suprastio, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Menanam merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam tanaman pangan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menanam adalah bagian dari kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga.

“Melalui Gerakan Indonesia Menanam, kita ingin membangun budaya menanam di setiap rumah tangga. Tidak harus besar, cukup mulai dari pekarangan sendiri. Kalau setiap keluarga menanam, maka desa akan kuat, dan ketahanan pangan nasional pun akan terjaga,” ujar Bp. Eko Suprastio dalam arahannya.

Beliau juga mengajak seluruh perangkat desa, pendamping, serta masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah ini, dengan menanam berbagai jenis tanaman seperti sayuran, cabai, dan tanaman produktif lainnya yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan keluarga.

Pemerintah Desa Mulya Agung Salurkan BLT Dana Desa 2 Bulan

Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang— Pemerintah Desa Mulya Agung melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk bulan September dan Oktober Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Mulya Agung dengan dihadiri oleh Sekretaris Desa, Pendamping Lokal Desa, serta Bhabinkamtibmas.

Sebanyak 17 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp. 300.000 per bulan, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Mulya Agung menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu. Ia mengimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan rumah tangga dan kegiatan produktif yang bermanfaat.

“Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan digunakan dengan bijak untuk hal-hal yang prioritas,” ujar Sekretaris Desa dalam sambutannya.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD) dalam kegiatan yang sama juga menyampaikan sosialisasi terkait program Gerakan Indonesia Menanam untuk Ketahanan Pangan. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan melalui kegiatan menanam di lingkungan masing-masing.

“Gerakan Indonesia Menanam ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan kosong di desa, masyarakat dapat menanam sayuran, buah, atau tanaman pangan lainnya untuk konsumsi sendiri maupun untuk menambah penghasilan,” ungkap Pendamping Lokal Desa.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, karena selain menerima bantuan langsung tunai, warga juga memperoleh motivasi dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kemandirian pangan. Pemerintah Desa Mulya Agung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan berjalannya dua kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Mulya Agung dapat semakin mandiri, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya ketahanan pangan dalam mewujudkan desa yang sejahtera dan berdaya.

Kunjungan Lapangan di Desa Mulya Agung: Sosialisasi dan Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan kepada KPM BLT

Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang — Pemerintah Desa Mulya Agung bersama Pendamping Lokal Desa melaksanakan kegiatan sosialisasi dan monitoring program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada Rabu ( 22 Oktober 2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Mulya Agung, Kasi Kesejahteraan, Bhabinkamtibmas, serta Pendamping Lokal Desa. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan kunjungan langsung ke kediaman Ibu Supiah, yang akrab disapa Mbah Piyo, salah satu KPM BLT yang mengembangkan usaha ternak ayam bangkok sebagai bentuk pemanfaatan dana BLT untuk kegiatan produktif di bidang ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Pendamping Lokal Desa menyampaikan bahwa pelaksanaan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan dana BLT merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga dan ketahanan pangan masyarakat desa. Ia juga mengapresiasi inisiatif Mbah Piyo yang telah menggunakan bantuan yang diterima untuk usaha ternak ayam, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi keluarganya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Mulya Agung berharap agar kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi KPM lainnya untuk memanfaatkan bantuan pemerintah secara produktif dan berkelanjutan. “Kami ingin program BLT bukan hanya membantu kebutuhan harian, tapi juga mampu mendorong warga agar lebih mandiri dan berdaya,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dan monitoring ini berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Di akhir kunjungan, seluruh peserta menyampaikan dukungan agar usaha ternak ayam milik Mbah Piyo dapat terus berkembang serta menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar dalam mewujudkan ketahanan pangan di Desa Mulya Agung.

Selasa, 21 Oktober 2025

TAPM Kabupaten Mesuji Gelar IST Pendataan Laporan Sarpras dan Non Sarpras Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

**Mesuji, 21 Oktober 2025** — Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan **In Service Training (IST)** pendataan laporan sarana prasarana (sarpras) dan non sarpras penggunaan **Dana Desa Tahun 2025**. Kegiatan ini berlangsung di **Balai Desa Simpang Mesuji**, dan diikuti oleh **Tenaga Pendamping Profesional (TPP)** dari tiga kecamatan, yakni **Simpang Pematang, Panca Jaya, dan Way Serdang**.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas pendamping desa dalam proses **pengumpulan, validasi, serta pelaporan data penggunaan Dana Desa**, baik yang berkaitan dengan pembangunan fisik (sarpras) maupun kegiatan non fisik (non sarpras).

Dalam kesempatan tersebut, hadir **Koordinator Kabupaten (KORKAB) TPP Mesuji**, para **Tenaga Ahli TAPM**, serta seluruh **Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa** dari ketiga kecamatan sasaran.

---

### **Sambutan KORKAB TPP Kabupaten Mesuji**

Dalam sambutannya, **KORKAB TPP Kabupaten Mesuji** menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dan menekankan pentingnya kegiatan IST sebagai bentuk penguatan kapasitas pendamping desa agar lebih profesional dan akuntabel dalam menjalankan tugas pendampingan.

> “Pendataan sarpras dan non sarpras ini bukan sekadar formalitas laporan, tetapi merupakan **bukti transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa**. Data yang akurat dan terverifikasi menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi dan merencanakan program pembangunan yang berkelanjutan,” ujar KORKAB.

Beliau juga menegaskan bahwa TPP memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah pusat, daerah, dan desa. Karena itu, kualitas pendampingan dan ketepatan data menjadi kunci sukses pelaksanaan Dana Desa di lapangan.

> “Saya berharap seluruh pendamping mampu melakukan verifikasi dan validasi data secara teliti. Jangan sampai ada laporan yang tidak sesuai kondisi nyata di lapangan. **Integritas dan profesionalitas kita sebagai pendamping adalah modal utama membangun kepercayaan desa dan masyarakat**,” tambahnya.

Di akhir sambutan, KORKAB mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum IST ini sebagai ajang belajar bersama, memperkuat kolaborasi, dan saling berbagi pengalaman antar kecamatan.

---

### **Suasana Kegiatan**

Kegiatan IST berjalan interaktif dengan sesi pemaparan teknis oleh **Tenaga Ahli TAPM Kabupaten Mesuji** yang menjelaskan tahapan dan mekanisme pendataan, penggunaan format pelaporan digital, serta cara melakukan sinkronisasi data dengan sistem pelaporan Dana Desa.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan memaparkan kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga kegiatan ini tidak hanya bersifat sosialisasi, tetapi juga sebagai forum berbagi solusi teknis antarpendamping.

---

### **Penutup**

Melalui kegiatan IST ini, diharapkan seluruh TPP Kecamatan di Kabupaten Mesuji semakin siap dalam melakukan pendataan dan pelaporan penggunaan Dana Desa Tahun 2025 dengan lebih **terukur, transparan, dan akurat**, demi mendukung pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan.